poles.id – Hulk Hogan, legenda gulat yang meninggal dunia pada usia 71 tahun, akan dikenang sebagai salah satu ikon terbesar dalam dunia gulat profesional. Lahir dengan nama Terry Gene Bollea, karirnya tak hanya terbatas di ring, tetapi juga merambah ke dunia hiburan, menjadikannya sosok yang berpengaruh di industri film dan televisi.

Hogan menciptakan persona yang sangat maskulin dan terkenal, dimulai dari perannya sebagai petinju Thunderlips dalam film “Rocky III” pada tahun 1982. Meskipun film-film seperti “No Holds Barred” dan “Mr. Nanny” tidak meraih kesuksesan, beberapa penampilan tamunya di acara TV dan film lain meninggalkan kesan yang mendalam. Salah satu kesuksesannya adalah saat meluncurkan acara realitas “Hogan Knows Best” pada tahun 2005, yang mengisahkan kehidupan sehari-harinya bersama keluarga. Acara ini meraih penonton yang tinggi namun harus berakhir setelah empat musim akibat skandal yang menimpa keluarga.

Di luar karier di media, Hogan juga terlibat dalam persidangan penting melawan Gawker Media pada tahun 2012. Kasus tersebut melibatkan pelanggaran privasi ketika Gawker mempublikasikan video pribadi yang menyangkut dirinya. Hogan memenangkan kasus tersebut dan mendapatkan ganti rugi sebesar 140 juta dolar, yang berujung pada kebangkrutan Gawker.

Dalam arena politik, Hogan baru-baru ini menjadi pendukung vokal mantan Presiden Donald Trump, terutama menjelang pemilihan presiden 2024. Aksinya yang dramatis, seperti merobek bajunya, menciptakan buzz di kalangan penggemar dan media, menunjukkan bahwa ia tetap menjadi sosok yang relevan meskipun telah keluar dari dunia gulat. Warisan Hulk Hogan akan terus hidup baik di ring maupun di luar panggung.

By admin poles.id