poles.id – Seorang mahasiswa Alabama bernama James “Weston” Higginbotham yang hilang di Jepang saat berlibur bersama keluarganya ditemukan meninggal dunia. Ibu Weston, Nancy Higginbotham, mengonfirmasi kabar duka ini melalui sebuah unggahan di media sosial pada Sabtu, 6 Juni lalu. Weston, yang berusia 20 tahun dan terdaftar di Auburn University, terakhir kali terlihat pada 29 Mei saat keluarganya merayakan kelulusan adiknya dari sekolah menengah.
Pencarian intensif dilakukan oleh polisi setempat yang menerjunkan helikopter dan tim relawan di daerah pegunungan sekitar Kyoto. Nancy mengungkapkan bahwa putranya kemungkinan berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil dan adalah seorang pendaki berpengalaman. Tim pencari akhirnya menemukan jasadnya di area yang terjal, setelah lebih dari seminggu pencarian tanpa hasil.
Keluarga awalnya berencana meninggalkan Jepang pada 4 Juni, namun memutuskan untuk memperpanjang liburan mereka setelah Weston dinyatakan hilang. Nancy menjelaskan bahwa saat itu, Weston mungkin merasa tertekan akibat perjalanan yang cukup panjang dan beberapa pertikaian di antara anggota keluarga. Setelah makan malam di sebuah restoran pada malam hilangnya Weston, ia memilih untuk tinggal di hotel sementara anggota keluarga lainnya pergi mengunjungi kuil.
Meskipun penyebab kematian Weston belum diungkapkan, dukungan dan simpati yang datang dari banyak orang di berbagai belahan dunia menjadi penghibur bagi keluarga Higginbotham di masa-masa sulit ini. Nancy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua yang ikut berpartisipasi dalam pencarian dan menyebarkan informasi mengenai anaknya.