poles.id – Dalam sebuah kesepakatan penting, pejabat AS dan Iran telah mencapai kerangka kerja untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung, menghentikan blokade AS terhadap Iran, serta membuka kembali Selat Hormuz. Kesepakatan ini diumumkan pada 15 Juni 2023, yang memberi dampak langsung pada harga minyak global yang mengalami penurunan.

Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pencapaian ini melalui platform media sosialnya dan menyatakan bahwa memorandum kesepakatan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada hari Jumat mendatang. Kesepakatan ini juga mencakup pengakhiran operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon, yang menjadi titik hangat dalam negosiasi antara Israel dan Hezbollah.

Iran, melalui pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertingginya, menyatakan bahwa perang dan operasi militer akan berakhir mulai Senin malam. Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menambahkan bahwa kesepakatan lebih luas akan dinegosiasikan selama periode gencatan senjata 60 hari yang akan datang. Meskipun begitu, nasib program nuklir Iran masih menjadi isu yang perlu dibahas lebih lanjut dalam pertemuan mendatang.

Sementara itu, efek positif langsung dari kesepakatan ini terlihat dalam pasar minyak, di mana harga Brent turun 4% dan West Texas Intermediate lebih dari 4,6%. Namun, kritik terhadap kesepakatan ini juga muncul, termasuk dari Senator AS Lindsey Graham yang menegaskan pentingnya membahas program nuklir Iran dalam proses negosiasi.

Konflik ini telah memakan banyak korban jiwa, terutama di Iran dan Lebanon. Masyarakat internasional pun menyambut baik berita kesepakatan ini, dengan beberapa negara Eropa menyatakan kesediaan untuk mencabut sanksi terhadap Iran jika ada langkah nyata untuk membatasi program nuklirnya.

By admin poles.id