poles.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan dukungan kepada kandidat presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, seorang pengacara kanan, yang akan menghadapi senator sayap kiri, Ivan Cepeda, dalam pemilihan putaran kedua bulan ini. Trump menyatakan bahwa hasil pemilihan ini sangat penting bagi masa depan Kolombia dan hubungannya dengan Amerika Serikat melalui sebuah unggahan di media sosial.

De la Espriella dan Cepeda akan bertarung dalam pemilihan presiden yang dijadwalkan pada bulan Juni setelah hasil pemungutan suara putaran pertama yang sangat ketat. De la Espriella, yang belum pernah menjabat di posisi terpilih, meraih hampir 44% suara, sementara Cepeda, yang merupakan senator dan aktivis lama, mendapatkan kurang dari 41%.

Styl pribadi dan proposal kebijakan De la Espriella, termasuk retorika keras terhadap kelompok bersenjata ilegal serta janjinya untuk membangun sepuluh megapenjara, membuatnya dibandingkan dengan Presiden El Salvador, Nayib Bukele. Dalam wawancara video yang dibagikan di media sosial, De la Espriella menekankan pentingnya peran Amerika Serikat dalam memerangi kejahatan dan narco-terorisme serta membebaskan Kolombia dari penderitaan dan kekerasan.

Di sisi lain, Presiden Kolombia, Gustavo Petro, yang dikenal memiliki hubungan yang rumit dengan Trump, mengecam dukungan tersebut melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa campur tangan satu negara dalam keputusan negara lain dapat membunuh kebebasan. Kritik ini menyoroti ketegangan antara kedua pemimpin serta dampak politik yang mungkin muncul dari pemilihan tersebut.

By admin poles.id