Site icon poles.id

Survei: Mayoritas Warga AS Dukung Kembalinya Jimmy Kimmel ke TV

poles.id – Keputusan ABC dan Disney untuk mencabut penangguhan Jimmy Kimmel dan mengizinkannya kembali ke layar televisi mendapat sambutan positif dari sebagian besar publik Amerika. Survei terbaru menunjukkan bahwa 58% responden mendukung keputusan ini, sementara hanya 25% yang menolak. Sebelumnya, Kimmel dihentikan dari programnya setelah komentar yang kontroversial mengenai tindakan seorang pria yang dituduh membunuh aktivis konservatif, Charlie Kirk.

Langkah penangguhan tersebut dipicu oleh kritik dari Brendan Carr, ketua Federal Communications Commission (FCC), yang mengancam akan mencabut lisensi afiliasi ABC sebagai bentuk tekanan kepada Disney. Pernyataan ini juga mengundang respons dari mantan Presiden Donald Trump yang mengusulkan bahwa jaringan televisi yang memberikan citra buruk seharusnya kehilangan lisensinya.

Pengumuman penangguhan Kimmel membuat gelombang protes dari para pendukung kebebasan berbicara, yang berpuncak pada gerakan boikot terhadap produk dan program Disney. Dalam waktu kurang dari seminggu, ABC mengumumkan bahwa Kimmel dapat kembali mengudara.

Survei menunjukkan bahwa pada awalnya, masyarakat terbagi pendapat terhadap komentar Kimmel, dengan 38% setuju dan 40% tidak setuju. Namun, mayoritas masyarakat merasa bahwa reaksi ABC dan Disney, serta ancaman dari pemerintahan Trump, lebih tidak pantas. Hanya 31% yang mendukung keputusan ABC/Disney untuk menangguhkan Kimmel, sementara 54% menentangnya.

Ketua FCC, Carr, dan Trump dikritik karena dianggap mengancam kebebasan pers. Di tengah perdebatan ini, Kimmel kini lebih banyak dipandang positif oleh publik, dengan 46% responden menganggapnya favorable dibandingkan 39% yang unfavorability. Meskipun demikian, respons terhadap Kimmel menunjukkan adanya pembagian partisan yang jelas, di mana Partai Demokrat lebih menolak penangguhan tersebut dibandingkan Partai Republik.

Exit mobile version