poles.id – Anthropic mengalami perkembangan signifikan dalam bulan Mei lalu, ketika perusahaan ini untuk pertama kalinya melampaui OpenAI dalam pangsa pasar pengeluaran bisnis. Menurut data terbaru, Anthropic berhasil mengumpulkan dana sebesar $65 miliar dengan valuasi mencapai $965 miliar, serta mengajukan dokumen rahasia untuk penawaran umum perdana (IPO) menjelang bulan Juni, berkat keuntungan kuartalan pertamanya.
Namun, pada hari Jumat, pemerintahan Trump kembali menekan Anthropic, mengirimkan surat yang meminta perusahaan melarang akses kepada non-Amerika, termasuk karyawan Anthropic, ke model-model canggihnya, seperti Mythos 5 dan Fable 5. Akibatnya, Anthropic terpaksa menarik model tersebut dari pasar.
Larangan tersebut didasarkan pada sebuah direktif kontrol ekspor, meskipun penyebab pastinya masih belum jelas. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa ada kemungkinan hacker bisa mengakses kemampuan Fable 5 yang seharusnya dibatasi. Model-model ini terkenal dapat mengidentifikasi kerentanan keamanan dalam kode perangkat lunak, sehingga Anthropic menganggapnya berisiko untuk dirilis ke publik.
Dramatis ini muncul setelah Anthropic memilih untuk tidak mengizinkan pemerintah menggunakan modelnya untuk pengawasan massal dan senjata otonom. Meskipun demikian, data menunjukkan bahwa pengeluaran bisnis untuk produk Anthropic tetap meningkat. Menurut ekonom dari Ramp, Ara Kharazian, konflik ini berpotensi meningkatkan citra Anthropic, karena adanya daya tarik yang datang dari model yang dianggap “terlalu berbahaya.”
Data menunjukkan bahwa bulan Mei, pangsa langganan AI Anthropic meningkat menjadi 41%, sementara OpenAI berada di angka 39,5%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tekanan, popularitas model-model Anthropic di kalangan bisnis semakin kuat.